Sinopsis Film Febby Blink Cahaya Cinta Pesantren CCP

admn 16.1.17
Shila mempunyai keinginan untuk melanjutkan ke  sekolah  SMA Favorit yang ada di  kota Medan,  tapi ternyata Shila nggak lolos. Padahal  dia sudah telanjur untuk tidak mendaftar menjadi siswa di SMA yang ada di Kecamatan. Mamak menyuruh Sheila untuk melanjutkan saja ke Pesantren, karena Sheila tidak mungkin disekolahkan  di salah satu SMA Swasta. Shila pun menolak, dia meminta perlindungan kepada Ayahnya.

SHILA  anak bungsu dari tiga bersaudara. Anak perempuan kesayangan satu-satunya. Makanya tidak heran kalau Sheila menjadi anak kesayangan sang Ayah. Shila sangat memuja Ayahnya serta menganggap apapun omongan Ayahnya benar.Tetapi untuk masalah kali ini, Ayahnya ternyata mempunyai pendapat yang sama dengan Mamak. 

Dan akhirnya Shila menjadi Santri di salah satu Pesantren bernama Al-Amanah. Di pesantren Sheila mempunyai sahabat bernama AISYAH, MANDA  dan juga ICUT. Tetapi sahabat yang paling dekat dengan Sheila adalah Manda. Itu karena mereka merasa sangat tidak betah berada di pesantren. Shila mengatakan kalau mereka alasan yang banyak setidaknya memerlukan  8 alasan supaya mereka bisa kabur. Shila pun mulai mencatat  alasannya satu persatu sampai  alasan terakhir.
Sinopsis Film Febby Blink Rastanty Cahaya Cinta Pesantren CCP
Ternyata Sheila bukan hanya nggak betah di dalam pesantren. Tapi Shila juga melibatkan urusan perasaan yaitu cinta dengan Abu, dan akhirnya masalah pun datang, Sheila diarak-arak berkeliling di dalam pesantren memakai baju nikah. Karena Sheila ketahuan oleh Kakak Pengasuhan bahwa Sheila menyimpan salah satu surat cintanya dari ABU, Abu adalah santri yang sangat mencintai Sheila.

Akhirnya mereka Manda dan Sheila memutuskan untuk kabur dari pesantren tanpa sepengetahuan santri yang lain. Akan tetapi takdir juga lah  yang membuat mereka kembali ke pesantren. Manda pun memantapkan dirinya untuk menjadi santri di pesantren. Tetapi berbeda dengan Shila, dia masih ragu dan belum  yakin untuk tetap menjadi santri di pesantren itu.

Dengan keadaan di dalam pesantren yang penuh dengan kedisiplinan dan juga dengan jadwal pelajaran yang padat juga kegiatan pesantren yang banyak  seakan-akan tiada henti. Sheila pun memcoba untuk beradaftasi dengan keadaan seperti itu.Bukan hanya urusan pelajaran saja, Sheila gadis yang sedang puber ini  pun terlibat dalam urusan perasaan. Ternyata Sheila jatuh cinta kepada santri senior yang bernama RIFQY. Tapi ternyata Rifqy mencintai sepupunya sekaligus juga paribannya, yang bernama AVIRA.

Shila berusaha melupakan perasaannya dan  menjalani terus kehidupan di dalam pesantren, bersama sahabat-sahabat terdekatnya. Mereka satu sama yang lainnya bahu membahu melewati semua rintangan dan masalah yang mereka hadapi. Sampai Sheila dan sahabatnya mempunyai belanga air mata, belanga air mata yaitu tempat untuk menyimpan air mata sedih dan juga bahagia. Namun belanga itu sebenarnya tidak ada, cuma dijadikan  simbol keterikatan bagi mereka.  

Shila memilih pelajaran jurnalistik saat ada kegiatan ekstrakulikuler di pesantren. Karena kegiatan jurnalistiknya, akhirnya Shila dikirim oleh pesantren ditugaskan untuk meliput kegiatan yang ada di pesantren yaitu bela diri  yang ternyata diikuti oleh Rifqy. Saat Sheila bertemu dengan Rifqy,  Sheila semakin yakin dengan perasaannya, kalau ternyata Rifqy itu adalah "jodohnya' akan tetapi  hidup memang terkadang tidak  sesuai dengan yang diharapkan.

Saat berada di dalam pesantren, Dia selalu berusaha untuk menghindari Ayahnya, karena Sheila tetap menganggap,  bahwa karena Ayahlah sampai dia terjebak di dalam pesantren itu.Saat berada di pesantren Shila mendapat banyak cobaan, mulai dari perginya orang yang disayangi Sheila, sampai Sheila berkonflik dengan sahabatnya yang membuat hubungat mereka jadi berantakan.

Sampai akhirnya Sheila mencapai titik mengingat kembali nasehat Ayahnya ; ikhlaskan saja semua, karena  Allah mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-Nya. Itu seperti pesan Ayahnya saat sebelum Shila pergi ke pesantren; "Kalau kita melakukan dan mencintai apapun hanya karena allah, maka tidak akan ada yang namanya sakithati".

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »