Surat Terbuka Untuk Kim Jeffrey Kurniawan Pemain Persib Bandung

admn 7.3.17
Surat Terbuka Untuk Kim Jeffrey Kurniawan Pemain Persib Bandung
Elisa novia pacar kim jefri kurniawan melalui instagramnya mengucapkan terima kasih pada bobotoh, karena memberi semangat kim saat gagal melakukan tendangan pinalti.

elisaanovia Proud Of You Honey @kimkurniawan ❤
Dan Terimakasih #Bobotoh kalian adalah semangat luar biasa Kim untuk selalu memberikan yang terbaik! Terimakasih sudah buat dia terus semangat dan kuat 💙
Kemarin saya ikut menangis sedih saat berada di stadion bukan karena kita kalah karena saya tahu kita kalah dengan penuh kehormatan tetapi saya sedih karena sangat terharu dengan
#Bobotoh yang tetap menyemangati dgn cara menyerukan nama "Kim Jeffrey, Kim Jeffrey" What an amazing suporter in the world!!! Tidak ada kata lain lagi selain Terimakasih sudah buat kita sangat bangga 💙
.
1 lagi untuk yang marah-marah kepada saya kenapa saya ikut berterimakasih kepada bobotoh padahal saya bukan pemain persib, itu karena saya bangga menjadi bobotoh dan menjadi bagian dari keluarga besar ini. Untuk "kamu" yang melarang-larang saya menjadi bobotoh mungkin tidak tahu euphoria bersama bobotoh di dalam stadion serta rasa bangga dan terharu saat bobotoh menyerukan nama orang yang kamu sayangi yang saat itu sedang terpukul dan bangkit lagi karena support mereka. Saya rasa semua orang mempunyai hak untuk itu 💙

Penuh Cinta, dari Kita ❤

Surat Terbuka Untuk Kim
Tuesday, 07 March 2017 | 10:26

Malam seperti paham
Siratkan hampa
Bungkam kami Alam..Bungkam kami dengan riak hujanmu
Lantang kami pecahkan lelahku
Teriak ini bukti cintaku
Kemas tangis ini dalam hujan..Tuhan
Kubur harapan ini, Kubur
Soreang malam itu. . .

Jantung seolah berhenti berdegup malam itu, Apakah Tuhan hentikan waktu? Bola begitu kencang melayang seperti tak tahu arah tujuan. Kecewa? Tidak… Lebih dari itu, kami sangat menderita. Kami terluka. Kami korbankan semua urusan di luar sana demi 120 menit. Tidak seperti ibadah, kami lebih dari itu. Khusyuk, kami khusyuk mendukungmu di malam kelam itu.

Dear Kim, mungkin ini akan menjadi momen yang tidak bisa engkau lupakan seumur hidupmu. Kenanglah Kim, justru kami kecewa jika kamu bisa lupakan momen ini. Ceritakanlah pada Irvan, Jennifer, Papa, Mama, Lee, Taifun. Ceritakan pada dua keponakanmu. Ceritakanlah!! Ulang kisah ini juga pada anak cucu kalian kelak, Elisa. Dengan begitu Persib akan selalu kamu kenang dan kamu akan selalu menjadi bagian dari kebanggaan kami. Persib.

Kami paham perasaanmu Kim, tetesan air matamu guratkan kecintaan & rasa hormatmu pada Persib dan Kami bobotoh. Malam itu kami melihatmu dari luar sana, mungkin dalam hatimu berucap,

“Tuhan jika aku harus ditakdirkan gagal mengeksekusi pinalti dalam hidup ini, gagalkan Tuhan gagalkan!! tapi dulu, disaat aku di PBR, atau dulu periode Dejan saat dimana banyak bobotoh menghujatku, dulu sebelum aku paham keluarga ini, ya dulu sebelum aku temukan rasa cinta yang terlalu dalam pada Persib, mungkin kala itu aku akan dengan mudah pergi menghilang dan lupakan ini. Tapi seperti kisah asmara, aku sudah terjebak mabuk terlalu dalam dengan nuansa ini. Aku terlalu cinta dengan Persib.. Bobotoh. Aku tidak ingin mengecewakan mereka. Percayalah..”

Kim kami benci padamu Kim. kami benci!! Benci, jika malam itu kamu tidak menangis bersama kami. Rangkulan Atep mewakili rangkulan kami Kim. Semoga kamu paham arti dari sebuah kebesaran klub dari hal itu. Kelak jika kamu pergi kemanapun, kamu tidak akan menemukan rasa yang sama. Mungkin kamu ingin mencari kesempurnaan yang lebih indah di luar sana. SIlahkan.. namun niscaya kamu tidak akan menemukannya. Kami bobotoh bukan lahir dari kefanatisme-an saja, tapi kami lahir dari hati. Kami menganggap Persib tidak hanya sebuah klub sepakbola. Tapi lebih dari itu. Persib adalah harga diri kami. Kami akan selalu di depan, jika Persib diinjak & direndahkan. Kami akan pasang badan jika para pemain dihinakan. Tanyakan Zulham yang pernah merasakan kekuatan kami. Power of Bobotoh.

Kim, tidak banyak orang yang bermental sepertimu, kami sangat bangga padamu. Ketika dulu engkau ditempa, dihujat, dicibir oleh banyak bobotoh. Termasuk aku. Tapi kamu jawab semuanya dengan prestasi. Tidak semua pemain bisa seperti itu. Lebih baik dihujat seribu supporter rival dibandingkan satu hujatan supporter sendiri. Mungkin Messi kabur dari Barca jika ribuan fans menghujatnya, atau mungkin bad boy macam Cantona pulang kampung jika diributkan hingga kisah pribadinya. Tapi kamu berbeda, kamu bisa bertahan dan justru bersinar.

Terbentur. . .Terbentur. . . Terbentuk.

Tahukah kamu Kim?
Persib besar karena hati & cinta. Kami akan selalu bereaktif apapun yang terjadi pada Tim ini, kami bukan produk, kami tidak akan mungkin bisa ditumpangi kepentingan politik pribadi untuk menjatukan seseorang. Kami jujur mengungkapkan sesuatu demi kejayaan Persib selalu. Tidak ada toleransi atas kekalahan. Karena inilah kami akan selalu besar sampai kapanpun.

Janganlah bersedih Kim, kami cukup cerdas menghadapi ini. Tidak perlu khawatir momen pahit (hujatan) seperti dulu terulang kembali. Kami tidak sedang berpura-pura, kami tidak sedang kasihan padamu lantas kami memaafkan kegagalan pinaltimu. Tidak!!

Maaf hanya berlaku atas suatu kesalahan, dan kamu tidak sedang melakukan kesalahan. Jadi apa yang harus kami maafkan?

Kim, Coba renungkan jika kamu tidak diberikan kesempatan untuk mengeksekusi pinalti saat itu, lalu orang itu gagal. Akan terbersit mungkin kesombongan dalam hati kecilmu, “andaikan aku yang eksekusi pasti Persib ke Final”, akan ada kesombongan dalam dirimu. Dan tidak ada pelajaran yang bisa kamu petik.

Seorang pelaut tangguh hanya akan mengarungi samudera yang dalam.
Ingat Kim, Pro & Kontra pasti selalu ada dalam hidup ini, tapi saya yakin selama kamu bermain dengan hati akan lebih banyak bobotoh yang support kamu.

Jadikan ini sebuah pelajaran & kenangan berharga bagimu Kim. Dan bagi kami tentunya.

Jangan bersedih Kim !!
Bagimu Persib Jiwa Raga Kami

Ditulis oleh Razif A. Permana. Fulltime bobotoh, Part time Financial Analyst & Budget Planner berakun twitter @razifapermana
Pahepipa/SIMAMAUNG.COM


Surat Terbuka Untuk Kim Jeffrey Kurniawan Pemain Persib Bandung
 Kumpulan Aksi Keren Suporter Persib Bandung


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »